SELAMAT DATANG DI WEBSITE DESA KROMPOL KECAMATAN BRINGIN KABUPATEN NGAWI .

Artikel

ALAT OBOSAN UNTUK GROPYOK TIKUS

05 Desember 2022 05:46:25  Administrator  348 Kali Dibaca  Berita Desa
KROMPOL.NGAWIKAB.ID- Berburu Tikus Menggunakan alat obosan tikus sebagai upaya menekan populasi jumlah tikus yang ada di persawahan Tikus menjadi salah satu hama dalam pertanian yang beberapa tahun terakhir sering menjadi musuh utama petani di wilayah Kabupaten Ngawi. Untuk itu, Pemerintah Daerah maupun Desa bekerjasama dengan petani terus berupaya meminimalisir serangan hama tikus terhadap tanaman pertanian. Upaya tersebut diwujudkan dalam program ketahanan pangan melalui Gropyokan Tikus yang dibiayai Pemerintah desa. Bila melihat dari hasilnya, gropyokan tikus cukup efektif mengurangi populasi tikus. Tikus yang rata-rata menggunakan teknik obosan juga dianggap aman dan tidak membahayakan. Tidak hanya sebatas groyokan, masih ada teknik lain dalam mengurangi populasi tikus sebagai hama pertanian. Teknik tersebut meliputi peracunan, penyiraman tubang tikus dengan air, perburuan dengan senapan angin maupun dengan menggunakan setrum. Namun, sistem menggunakan setrum sangat membahayakan jiwa sehingga tidak dianjurkan. Bahkan, untuk teknik yang satu ini sudah memakan korban jiwa sehingga Pemerintah Daerah melarang keras. Salah satu upaya menekan populasi tikus secara efektif adalah berburu menggunakan Obosan sedangkan senapan angin. Biasanya cara ini dilakukan malam hari, saat hama tikus keluar dari sarang mencari makan. Salah satu yang menerapkan sistem perburuan hama tikus dengan obosan adalah Petani yang area lahannya aktif ditanami padi tersebut secara konsisten melakukan perburuan beberapa hari setelah tanam padi. Perburuan menggunakan obosan dan senapan angin ini biasanya dilakukan sebelum padi tumbuh lebat. Tujuannya adalah hama tikus cukup mudah terpantau , Bila usia padi sudah lewat berapa minggu, biasanya hama tikus tidak terlihat karena tertutup rimbunnya tanaman padi. Perburuan dengan menggunakan obosan dan senapan angin dianggap efektif karena jumlah yang dihasilkan cukup banyak dalam waktu singkat. Sekali berburu, biasanya menghasilkan puluhan hingga ratusan ekor tikus. Cara ini juga dianggap efisien karena tidak banyak mengeluarkan biaya. Bagi petani yang sudah memiliki obosan dan senapan angin, biasanya hanya bermodalkan peluru yang harganya cukup terjangkau dan belerang sebagai bahan baku untuk berburu hama tikus.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Pemerintah Desa

 Arsip Artikel

21 September 2023 | 2.045 Kali
Musrenbangdes dan penetapan rkpdes th 2024 dan DURKP th 2025
27 Juni 2023 | 1.346 Kali
Rangkaian Acara"Bersih Desa" Desa Krompol
26 Agustus 2016 | 1.078 Kali
Sejarah Desa
26 September 2023 | 867 Kali
Penyaluran Bantuan Pangan Beras 10kg Tahap 4
11 Juni 2024 | 743 Kali
BERSIH DESA (NYADRAN) DESA KROMPOL
29 Juli 2013 | 736 Kali
Profil Desa
17 November 2023 | 718 Kali
Tradisi Labuhan di DAM Bendo
20 April 2014 | 334 Kali
Peraturan Desa
29 Juli 2013 | 323 Kali
Lembaga Kemasyarakatan
30 April 2014 | 322 Kali
LKMD
30 April 2014 | 363 Kali
RT RW
26 Agustus 2016 | 1.078 Kali
Sejarah Desa
29 Juli 2013 | 736 Kali
Profil Desa
21 November 2022 | 360 Kali
PELATIHAN PEMANTAPAN APLIKASI SRIGATI SE -KAB NGAWI

 Agenda

 Sinergi Program

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Kantor Desa
Alamat : Jl. Sidokerto - Bringin Km.02 kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi
Desa : Krompol
Kecamatan : Bringin
Kabupaten : Ngawi
Kodepos : 63285
Telepon :
Email : ddesakrompolbringin@gmail.com

 Statistik Pengunjung

  • Hari ini:211
    Kemarin:136
    Total Pengunjung:83.600
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:216.73.217.152
    Browser:Mozilla 5.0